Sama seperti Anda, saya juga pemula dalam mempelajari Drupal dan masih kikuk dengan menu, setting juga istilah-istilah yang digunakan dalam CMS satu ini. Pengaturan dalam CMS ini hampir semuanya berbasis teks sehingga membingungkan saya. Makanya tidak heran Drupal merupakan CMS terlama untuk dipahami oleh saya dibanding dengan CMS-CMS lain.
Berikut istilah-istilah yang Anda harus mengerti ketika akan mempelajari CMS Drupal:
- Node. Node adalah satuan konten yang terdapat dalam Drupal. Sebuah node dapat merupakan blog, topik forum, berita, halaman statis, gambar, video, audio, maupun flash. Kumpulan node inilah yang membentuk keseluruhan konten dalam sebuah website berbasis Drupal.
Dengan Kesatuan node ini, anda dapat membuat kontent yang luar biasa unik dari segi tata letak dan tampilan. Karena berbasis node, kesatuan ini membentuk sebuah web yang powerful dan dinamis.
- Taxonomy. Node yang begitu banyak perlu dikategorikan sesuai topik masing-masing. Dalam Drupal terdapat modul Taxonomy yang digunakan untuk mengkategorikan konten. Nama taxonomy diambil dari ilmu klasifikasi. Dengan demikian setiap satuan konten bisa disebutkan apakah berkategori Politik, Ekonomi, Sains, atau Agama. Cara mengklasifikasikan konten sepenuhnya diserahkan kepada pengguna yang punya hak untuk mengatur taksonomi. Modul-modul lain juga menggunakan modul Taxonomy untuk mengklasifikasikan konten tertentu, seperti misalnya Forum dan Image Gallery. Dengan Taxonomy akan memberikan link back terhadap kontent anda. Keterkaitan kontent ini juga bisa anda ikat dengan Modul Book. Semua berjalan otomatis, dan situs anda mungkin tidak memerlukan sitemap.xml dan pada dasarnya masih bisa di tambahkan untuk kontent unpublished, khususnya blog dan tutorial.
- Comment. Comment merupakan tanggapan terhadap sebuah node yang dituliskan oleh user. Komentar yang bertingkat secara default. Anda dapat menujukan komentar anda, kepada siapa anda berkomentar, Bukan komentar datar yang membingungkan.
- Menu. Sistem menu dalam drupal adalah sistem penanganan request melalui URL. Jika Clean URL tidak diaktifkan, maka setiap query string yang berbentuk ?q= akan ditangani oleh sistem menu.
- Module. Website Drupal dapat ditambah dengan modul-modul tertentu sesuai keperluan. Modul adalah satuan program yang ditulis dalam PHP yang jika diaktifkan akan menambah fungsi tertentu. Misalnya modul Organic Groups untuk memberi fungsi group/mailing list seperti layaknya Google Groups ataupun Yahoo Groups. Modul Images untuk mengijinkan user mengupload gambar sebagai node. Modul yang tersedia cukup kengkap. Dan Jika anda merasa kurang, anda dapat modifikasi modul anda sendiri.
- Theme. Theme adalah penampakan luar dari sebuah website Drupal. Sistem theme akan mengatur bagaimana website ditampilkan, layout halaman, penempatan block, style, dan sebagainya. Theme dapat diubah-ubah dengan memilih theme yang tersedia dalam direktori /themes maupun /sites/all/themes.
- Hook. User tidak pernah menyadari keberadaan konsep ini dalam Drupal, kecuali mereka adalah developer. Hook adalah metoda yang digunakan Drupal agar setiap modul dapat menambahkan fungsi tertentu, dengan cara mengaitkan fungsi tertentu tersebut pada hook yang dimiliki sistem Drupal. Sebagai contoh, setiap modul dapat menambah menu baru dengan cara mendefinisikan fungsi modul_menu, yang akan menjamin Drupal tidak lupa memperhitungkan keberadaan menu tersebut ketika diperlukan.
Artikel di atas merupakan saduran dari web MetaDesain.
Add comment
Drupal