Text Size
Sabtu, May 19, 2012

/hello world...

Selamat datang wilujeng sumping sugeng rawuh di blog saya yang baru. Blog yang berusaha didedikasikan untuk dunia pendidikan, design grafis dan TIK Indonesia.

What's Inside
powered_byPertama kali kenal dengan CMS ketika tahun 2000an lalu yaitu PostNuke. Kenapa saya belajar CMS? Karena saya ingin punya situs pribadi (dulu belum ada istilah blog atau weblog, mungkin ada tapi belum sekondang sekarang) namun terhalang dengan dangkalnya pemahaman tentang ilmu HTML. Saat itu masih bingung dengan struktur menunya si CMS namun akhirnya saya tinggalkan begitu saja karena kesibukan pekerjaan kantor dan tugas-tugas kuliah. Padahal PostNuke sempat menjadi salah satu CMS andalan para web administrator kala itu karena kemudahan manajemen kontennya. Mengapa CMS? Karena saya ingin punya situs sendiri, minimal situs pribadilah. Akhirnya berkah itu tiba, yaitu lahirnya era blog.

Perkembangan CMS yang Open Source tidak terlepas dari Holy Trinity ini, Drupal, Joomla dan WordPress. Saya termasuk user yang netral karena tidak melulu fokus pada satu CMS, semua tergantung keperluannya. Terkadang memakai Joomla!, kadang juga memakai WordPrees dan Drupal. Walau semuanya baru sekedar coba-coba namun untuk pekerja/buruh pabrik sekelas saya ini merupakan loncatan besar karena tidak semua buruh pekerja pabrik menggunakan teknologi informasi sedemikian dalam sampai core-nya. Bukan merendahkan, tapi umumnya mereka cuma sebatas punya hp bagus tapi hanya sekedar menjadi konsumen informasi. Belum menjadi produsen informasi seperti saya (bukan sombong, tapi mudah-mudahan memicu buruh yang lain untuk action seperti saya).
Beruntunglah saya yang bekerja di divisi kreatif dan design yang tiap hari berurusan dengan komputer dapat sesekali mencicipi teknologi CMS. Ngeblog kecil-kecilan. Karena dengan ngeblog kita dapat menumpahkan semua isi hati dan pikiran serta berbagi ide dengan pengguna internet lain di  dunia.
Sebagai pemula di bidang blog, saya menggunakan Joomla! namun saya sarankan bagi Anda yang benar-benar buta ngeblog lebih baik mencoba layanan gratis dari Blogger. Tahap selanjutnya baru

Sekali lagi mengapa harus berformat CMS?

Jawabannya ada disini:
CMS itu adalah manajemen isi/content suatu web atau situs yang mana kita cukup memikirkan konten apa yang akan kita muat ke dalam situs. Karena Content is The King. Tidak perlu memikirkan layout karena hal itu sudah diatur oleh template/theme si CMS yang bersangkutan. Cukup menyesuaikan content dengan layout yang sudah ditetapkan dan situspun siap online.

Belajar CMS

Learning curve belajar semua CMS kurang lebih sama. Saya biasanya membagi ke dalam beberapa tahap, yaitu:

  1. Tahap Instalasi CMS
  2. Pembuatan Content
  3. Menentukan Category
  4. Mengatur Content dan Category
  5. Mengatur Plug-in (termasuk searching di web untuk mencari yang cocok dengan situs kita)
  6. Mengatur Theme atau Template
  7. Utak-atik source code alias coding. (ini bagian yang paling susah, usahakan mempelajari HTML, CSS, PHP & MySQL sebagai pendukung)
  8. Optimasi Situs (agar bersahabat dengan search engine/SEF) atau juga dikenal dengan istilah SEO alias Search Engine Optimazitation.
  9. Security Concerning

Ketika belajar pertama kali biasanya saya disibukkan dengan pemikiran mau diisi apa situs web ini lalu lanjut ke hal-hal lainnya.

 


Newer news items:

Add comment


Security code
Refresh

Joomla!

Artikel Terkini

Animasi Gerak
14 April 2012
Berikut ini saya posting animasi bergerak (pasti bergerak dong, namanya juga animasi) yang sudah disimpan dalam format GIF. Ayo lariiii.. Sumber : Google+

Komentar Artikel

Arsip Artikel

Powered by mod LCA

/sok bijak...

Successfull designs describe the content fully and as simply as possible.

Other Side

/flickr

/my facebook

As seen on Facebook
Create Your Badge

/tweet feed

/google+