Text Size
Sabtu, May 19, 2012

/hello world...

Selamat datang wilujeng sumping sugeng rawuh di blog saya yang baru. Blog yang berusaha didedikasikan untuk dunia pendidikan, design grafis dan TIK Indonesia.

What's Inside
Blog Jurnal Pengajaran Membiasakan Siswa Untuk Upload Tugas Di Blog

koreksi-tugas-multimedia-online Salah satu pekerjaan administrasi guru yang paling menyita waktu adalah memeriksa tugas dan PR siswa. Apalagi siswa saya lebih dari satu kelas dan angkatan. Meja kerja saya biasanya tersita space-nya untuk menaruh tumpukan tugas-tugas dan PR mereka. Tapi yah mau bagaimana lagi..sudah jadi kewajiban kan?

Belakangan ini saya sedang develop e-learning di web site sekolah, sehingga nantinya akan ada pemberian tugas berupa pertanyaan atau soal yang dapat dikerjakan oleh siswa dan nilai atau skor bisa langsung keluar. Mengurangi pekerjaan saya untuk mengkoreksi karena sebagian diambil alih oleh sistem komputer. Namu bagaimana dengan tugas sekolah atau PR yang berupa proyek? Nah, saya mencoba media web sebagai solusinya.

Begini, awalnya pada kelas X saya berikan materi (Standar Kompetensi) yang berkaitan dengan pembuatan halaman web lalu juga cara mengisi konten sampai maintenance-nya. Kemudian setelah saya lihat mereka sudah menguasai materi tersebut lalu saya wajibkan mereka untuk mempunyai alamat e-mail dan web site. Web site siswa yang saya sarankan adalah dengan format blog, gratisan tentu saja. Nah,dari media blog inilah tugas-tugas sekolah berupa proyek atau karya siswa harus mereka upload ke blog mereka masing-masing. Kemudian siswa mengirimkan e-mail berupa link ke page atau halaman di mana tugas mereka berada. Jadi nanti saya bisa nilai, secara on-line. Jika ada konsultasi tentang tugas dan review saya "jembreng" alias dipaparkan di depan kelas, jadi koreksi atas hasil kerja siswa bisa dianalisa bersama.

Kelebihan dari cara ini adalah :

  • Membiasakan siswa untuk menulis dan bertanggung jawab atas karya dan konten yang mereka isi
  • Siswa tergiring untuk fokus pada kegiatan belajar ketika surfing web.

Kekurangannya adalah,

  • Saya dan siswa sangat tergantung dengan koneksi internet. Ketika koneksi lagi putus atau lambat jadinya ya stress.. :-)
  • Tambahan ongkos sewa warnet bagi siswa untuk sekedar "menyerahkan" tugasnya.

 

Mungkin ini akan jadi materi Penelitian Tindakan Kelas buat saya.

Comments  

 
+1 #1 darlim 2011-10-22 00:54
sebagai sopir cadangan saya support apa yang telah dilakukan Mas Reza karena fakta dilapangan tidak sedikit yang backgroundnya IT putus asa karena terbatasnya koneksi internet dan membengkaknya cost sewa warnet. Kalo boleh memberikan masukan jangan diarahkan ke gratisan efeknya nanti siswa tidak mau mengerjakan tugas jika mengeluarkan uang, mendingan kita bayar dengan membentuk kelompok, ya semacam group ... urunan kan lebih ringan. Kalau satu group 10 orang paling bebannya Rp 15.000 an cukup ringan dan passwordnya hanya untuk group. Keuntungannya, kalau ada kesulitan mengerjakan tugas bisa saling membantu. Perlu juga memberikan kepercayaan kepada siswa yang punya potensi sebagai team teaching, karena kalau tidak diberikan kesempatan mereka tidak akan pernah maju dan berani memulai karena takut salah atau gagal. Dari website/blog yang kita bayar, bisa bisnis kecil2an tinggal strateginya saja yang harus tepat. Yakin dech ... hasilnya lumayan ... tidak mesti harus E-Commerce.
Quote
 
 
0 #2 yaya 2011-10-24 13:42
Inspiring... :)
Quote
 
 
0 #3 bambang ismoyono 2011-10-25 10:33
saya tertarik untuk mencobanya
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Jurnal Pengajaran

Artikel Terkini

Animasi Gerak
14 April 2012
Berikut ini saya posting animasi bergerak (pasti bergerak dong, namanya juga animasi) yang sudah disimpan dalam format GIF. Ayo lariiii.. Sumber : Google+

Komentar Artikel

Arsip Artikel

Powered by mod LCA

/sok bijak...

Good design is all about making other designers feel like idiots because that idea wasn’t theirs.

Other Side

/flickr

/my facebook

As seen on Facebook
Create Your Badge

/tweet feed

/google+