Selamat datang wilujeng sumping sugeng rawuh di blog saya yang baru. Blog yang berusaha didedikasikan untuk dunia pendidikan, design grafis dan TIK Indonesia.

Yups, workshop ini adalah kelanjutan dari workshop yang gue ikuti seminggu sebelumnya di kota Solo. Lalu gue terpilih mewakili provinsi untuk mengikuti workshop lanjutan bertema ALCoB Internet Volunteer : Developing E-Learning Content for Problem Based Education yang bertempat di kota Palembang. Wuihh.. jalan-jalan sambil belajar lagi nih.. Kalau workshop ALCoB seminggu sebelumnya bertempat di hotel Riyadi Palace - Solo selama 5 hari maka yang di Palembang ini bertempat di hotel Aryaduta, 5 hari juga.
Kali ini workshop dibawah bimbingan instruktur dari Korea Selatan, Dr. Ki San Song beserta beberapa anak buahnya yang terdiri dari beberapa guru dan seorang siswi SMU. Materi yang diberikan adalah cara membuat media pembelajaran elektronik interaktif menggunakan software made in Korea Selatan, namanya LectureMaker. Software ini sama persis dengan Microsoft PowerPoint. Semua media dapat dimasukkan ke dalam konten pembelajaran. Cuma sayang sotware ini rada susah penggunaannya. Butuh waktu untuk pembiasaan.Juga tidak seluwes Flash.

Seperti biasa, kalau workshop yang diselenggarakan Balitbang Kemendiknas selalu ditutup dengan acara nyanyi dan joget. Gue sama peserta lainnya melakukannya di atas kapal Putri Kembang Dadar yang mirip restoran terapung sambil menyusuri sungai Musi yang legendaris itu. Sekalian foto-foto terutama dekat Jembatan Ampera yang terkenal itu. Acara ini dihadiri juga oleh beberapa pejabat seperti wakil walikota Palembang. Sebelum naik kapal, sore harinya kami hunting oleh-oleh seperti pempek, krupuk kemplang dan kain songket juga kerajinan khas kota Palembang di tengah kota.
Kesan gue selama workshop adalah gue tidak akan melupakan sambutan sang tuan rumah, yaitu pemerintah daerah kota Palembang dan Sumatera Selatan yang sangat hangat dan welcome. Seperti penyediaan sarana bis pemerintahan yang menurut ukuran gue sangat mewah untuk membawa rombongan jalan-jalan juga undangan makan malam di kediaman resmi gubernur Sumatera Selatan, Griya Agung. Pihak tuan rumah, baik itu panitia, hotel, juga pemerintahan daerahnya juga sangat membangga-banggakan kekhasan kota Palembang sampai ke hal-hal terkecil. Suatu sikap yang paling berkesan menurut gue.