Membuat iklan di kantor gue dulu sama seperti bikin Indomie, karena prosesnya yang instan. Semua dikerjakan sendiri alias single fighter. Mulai dari mencari konsep, memilih konsep, mancari bahan/materi sudah seperti foto dan teks, membuat skrip sekalian proses brainstorming. Tiap 2 minggu sekali gue harus bikin iklan yang kadang bikin gue jenuh. Udah gitu para boss maunya dapet iklan yang bagus. Belum lagi saat proses acc sama boss, kita mirip terdakwa di pengadilan. Boss jadi hakim, kita jadi pesakitan. Karena sering iklan yang kita buat tidak sesuai dengan maunya boss. Kalo udah begitu kita disalahin terus sama boss deh.