Selamat datang wilujeng sumping sugeng rawuh di blog saya yang baru. Blog yang berusaha didedikasikan untuk dunia pendidikan, design grafis dan TIK Indonesia.
Setelah puas mencoba XAMPP di Windows, sekarang saatnya menjajal paket LAMPP ini di mesin Linux. Kenapa, karena ada fasilitas phpMyAdmin yang memudahkan saya mengatur database web. Saya tidak perlu pusing-pusing menghapal syntax MySQL karena memang di phpMyAdmin ini semua pengaturan dibuat secara GUI. Oh iya, LAMP itu singkatan Linux, Apache, MySQL dan PHP yang disebut-sebut sebagai aplikasi open source terpopuler sejagad. Sedangkan XAMPP merupakan paket yang terdiri dari web server Apache, MySQL server dan PHP. Paket ini dapat didownload di sini. Bermanfaat untuk anda yang ingin membuat situs web secara lokal sebelum diupload ke server hosting beneran. Asal tahu saja, XAMPP versi Linux bernama LAMPP agar tidak ada kerancuan dengan istilah LAMP di atas. Tapi feature tidak berbeda dengan XAMPP for Windows.
Instalasi LAMPP for Linux cukup mudah. Distro yang saya gunakan adalah Ubuntu 9.10. Proses instalasi berjalan lancar dan saya berhasil menginstall Joomla!, Drupal dan WordPress pertama saya di localhost. Tutorial menginstal LAMPP secara lengkap dapat dilihat sini.
Atau juga dengan mengikuti langkah-langkah beikut ini :
Menginstal XAMPP.
Setelah selesai mendownload file yang diperlukan, sekarang kita instal XAMPP terlebih dahulu. Pastikan file hasil download tadi satu folder dengan direktori kerja Anda.
# cd Desktop
# tar xvfz xampp-linux-1.7.2.tar.gz -C /opt
# /opt/lampp/lampp start
# /opt/lampp/lampp stop
Namun sayang, ketika akan mencoba menginstal extension, plugins CMS seperti Joomla!, WordPress dan Drupal masih ada kendala karena muncul pesan 'Fail when moving file'. Ini terjadi untuk semua module, plugin dan component tambahan/add-ons yang didapat dari luar core Joomla!. Salah satu caranya adalah dengan chmod 777 dulu direktori web kita. Memang mode ini adalah mode rawan kamanannya namun biarin deh mumpung masih di localhost dan masih dalam tahap development.